Indeks saham utama di Asia akhir pekan lalu ditutup naik setelah Presiden bank sentral Eropa (ECB) berjanji menyelamatkan zona Eurp dari krisis utang Eropa.
Catalyst juga diperoleh dari belanja stimulus berskala besar sejumlah Propinsi di China yang dipandang sebagai refleksi dari komitment Pemerintah Pusat untuk menopang pertumbuhan. Awal minggu lalu, kota Changsa di bagian tengah China mengumumkan rencana senilai $130 miliar dalam bentuk berbagai proyek investasi.
Sebagai bagian dalam paket stimulus mini Pemerintah China, beberapa Pemerintah Kota juga telah mengeluarkan rencana untuk mensubsidi pembelian rumah atau tindakan lain yang menyokong belanja konstruksi yang memang masih menjadi urat nadi perekonomian China.
IHSG akhir pekan lalu terbang 79.4 poin (1.98%) dan ditutup pada level 4084.2 sementara indeks saham Blue Chip LQ-45 melonjak 18.2 poin (2.68%) dan ditutup pada level 698.9. Secara mingguan IHSG dan LQ-45 ditutup tidak berbeda jauh dari penutupan minggu sebelumnya, hanya bertanbah sedikit masing masing 3 poin (0.07%) dan 3.3 poin (0.47%). Menghapus nilai Net Sel selama 4 hari sebelumnya, investor asing Jumat lalu secara impresif melakukan Net Buy IDR 2.2 triliun, sehingga secara total, minggu lalu investor asing mencatatkan Net Buy IDR 1.02 triliun.
Indeks saham di Eropa berakhir pada level lebih tinggi didorong oleh harapan pejabat Eropa akan bertindak untuk menekan biaya pinjaman Spanyol dan Italia.
Koran Perancis Le Monde mengabarkan pemimpin ECB dan Eropa tengah mempersiapkan aksi bersama untuk menekan biaya pinjaman Spanyol dan Italia. Dalam rencana itu, dana talangan Eropa akan digunakan untuk memborong SUN di pasar primer sementara ECB akan menghidupkan kembali program pmbelian obligasi di pasar sekunder.
Indeks saham utama di Wall Street mencatatkan kenaikan tajam dan berubah arah menjadi positif secara mingguan karena investor mengantisipasi langkah yang akan diambil ECB dan the Fed.
Data ekonomi AS juga menarik perhatian pasar karena GDP di Q2 tumbuh 1.5%, lebih tinggi dari ekspektasi 1.3% namun lebih rendah dari pertumbuhan Q1 yang mencapai 2%. Selain itu, perhitungan akhir Consumer Sentiment Index oleh University of Michigan untuk bulan Juli berada di level 72.3, sedikit lebih tinggi dari perkiraan.
Pagi ini indeks saham di Asia meperpanjang pergerakan naiknya didukung oleh ekspektasi Federal Reserve dan European Central Bank (ECB) yang akan mengantarkan langkah baru untuk menopang ekonomi di wilayah mereka masing masing.
Komentar yang memberi pasar sentimen positif dari ketua Eurogroup, Jean-Claude Junker yang mengatakan hari Minggu bahwa negara anggota zona Euro, dana talangan Eropa dan ECB akan segera bertindak untuk menyelamatkan mata uang Euro.
Harapan stimulus membuat investor mengabaikan pelemahan data ekonomi di Eropa dan AS minggu lalu serta Jepang hari Senin ini dimana data Industrial Production turun 0.1% di bulan Juni, bertolak belakang dengan pasar yang mengestimasi pertumbuhan 1.6%.
IHSG hari ini kami perkirakan akan melanjutkan pergerakan naiknya dan berfluktuasi dalam kisaran perdagangan 3973 ? 4099.