Search News

Market Roundup 11 September 2019

Rabu, 11 September 2019 | 08:55
Mayoritas bursa saham Asia bervariasi dengan indeks Topix (+0.44%) dan Nikkei (+0.35%) naik memimpin penguatan sedangkan HangSeng (+0.01%) menguat tipis namun Shanghai (-0.34%) terkoreksi. Investor berhati-hati sebelum pertemuan bank sentral utama dalam beberapa hari mendatang. Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan bahwa AS dan China telah ?membuat banyak kemajuan? dalam pembicaraan.

IHSG (+0.17%) ditutup menguat 10.46 poin kelevel 6336.67 dengan indeks sektor Property (+1.06%) dan Pertanian (+0.69%) memimpin penguatan sedangkan Sektor pertambangan (-0.91%) dan Trading (-0.94%) menjadi penekan pergerakan. Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan meluncur dibawah 5% pada tahun 2020 dan memberi peringatan potensi arus keluar investor asing yang meningkat karena risiko perang perdagangan AS-China. Data penjualan ritel naik diatas ekpektasi sebesar 2.4% secara YoY mampu menahan pelemahan IHSG. Investor asing tercatat net sell 185.73 miliar rupiah mengiringi terdepresiasinya mata uang Rupiah sebesar 0.13% kelevel Rp14.053 per USD.

Bursa Eropa ditutup menguat dengan Indeks Eurostoxx (+0.09%), FTSE (+0.44%) dan DAX (+0.35%) lebih tinggi dibandingkan awal perdagangan. Perusahaan sektor jasa keuangan dan perawatan kesehatan yang lanjut menguat tidak mampu mendorong penguatan Indeks ekuitas di Eropa. Pound berayun dari keuntungan ke kerugian karena Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bersikeras dia tidak akan meminta penundaan Brexit lainnya, sementara data upah dan pengangguran AS dibawah ekspektasi. Sebagian besar obligasi negara zona euro menyenggol lebih rendah karena pejabat Bank Sentral Eropa bersiap untuk bertemu. Investor sedang menunggu keputusan kebijakan ECB pada hari Kamis. Di tempat lain, minyak memperpanjang kenaikan ke level tertinggi dalam hampir enam minggu karena menteri energi baru Arab Saudi mengisyaratkan komitmennya untuk pengurangan produksi menjelang pertemuan OPEC + akhir pekan ini.

Pagi ini Indeks Nikkei (+0.26%), dan KOSPI (+0.64%) kompak di  buka menguat. Investor masih menunggu kelanjutan negosiasi dagang antara China dan AS. Di sisi lain, China diperkirakan akan membeli lebih banyak produk pertanian untuk memposisikan dirinya dalam kesepakatan perdagangan yang lebih baik, menurut laporan dari South China Morning Post.

Di tempat lain,mayoritas komoditas terpantau menguat dengan minyak WTI (+0.96%), CPO (+0.95%) dan Batubara (+2.19%). Penguatan batubara ini masih dipicu oleh kenaikan impor batubara China serta adanya perkiraan bahwa output batubara US akan mengalami penurunan. Adapun saham-saham batubara yang berpotensi menguat yaitu PTBA, UNTR dan ITMG.

Kondusifnya kondisi regional, akan membawa IHSG berlanjut menguat hari ini.


A
A
A

Online Trading



call center    verisign

QUOTE

WORLD INDEX

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/sidebar_v.php

Line Number: 47

  Index %

EXCHANGE RATE

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/sidebar_v.php

Line Number: 77

Code Rate Change %



reliance ksei kpei idx ojk t3b