Search News

Market Roundup 15 October 2020

Kamis, 15 Oktober 2020 | 10:22
Indeks saham Asia ditutup bervariasi. Indeks Nikkei (+0.11%) naik sedangkan TOPIX (-0.32%), Hangseng (-0.03%) dan CSI300 (-0.66%) turun. Investor terlihat wait and see dalam menjamu laporan keuangan emiten untuk buku kuartal ke-3 tahun 2020. Hal tersebut memudarkan efek dari upaya PBOC melakukan penurunan nilai tukar Yuan guna menopang aktifitas ekspor. IHSG (+0.85%) naik 43.53 poin kelevel 5176.10 naik setelah sempat dibuka berfluktuatif dizona negatif. Saham-saham disektor pertambangan (+3.72%) kompak mengalami penguatan setelah Badan Usaha Milik Negara akan membentuk holding perusahaan yang memproduksi baterai kendaraan listrik dimana nantinya akan diberi nama Battery Holding. Dimana menurut MIND ID, ANTM (+24.84%) akan menjadi hulunya. Perminatan perusahaan China dan Korea Selatan untuk membentuk perusahaan sektor hilir baterai listrik di Indonesia dengan jumlah investasi yang cukup besar menjadi faktor utama. Selain itu saham tambang lain ikut mendapatkan optimisme tersebut dimana TINS (+21.09%), INCO (+9.40%), DKFT (+4.46%), MEDC (+7.95%) dan HRUM (+4.13%), ADRO (+3.04%) naik signifikan. Investor asing melakukan aksi beli bersih sebesar 39.49 Miliar rupiah. Bursa Eropa menutup perdagangan dengan beragam. Indeks Eurostoxx (-0.18%), FTSE (-0.58%) turun, sementara DAX (+0.07%) naik tipis karena negosiasi Brexit tetap menemui jalan buntu. Berkurangnnya kekecewaan investor terhadap kekawatiran lebih banyak lockdown di Zona Eropa menjadi faktor utama. Dimana sebelumnya negara-negara di seluruh Eropa memperluas pembatasan untuk mencoba mengendalikan kembali pandemi setelah Infeksi meningkat pada laju tercepat sejak April di Jerman, perdana menteri Belanda memerintahkan penguncian parsial dan Prancis melaporkan lonjakan pasien yang membutuhkan perawatan intensif. Selanjutnya investor akan menanti Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menetapkan batas waktu Kamis untuk membahas garis besar kesepakatan perdagangan Uni Eropa. Dari dalam negeri akan ada data neraca perdagangan serta aktifitas eksport dan import serta indeks keyakinan bisnis. Indeks Nikkei (-0.38%) dan TOPIX (-0.33%) berada di zona merah pagi ini karena investor mempertimbangkan laporan pendapatan dari bank-bank besar AS dan memudarnya tanda-tanda kesepakatan stimulus sebelum pemilihan bulan depan. Di tempat lain, para pemimpin Eropa meningkatkan upaya untuk membendung wabah virus korona yang muncul kembali di seluruh benua dengan Prancis mengumumkan langkah-langkah yang lebih ketat, Jerman memperingatkan risiko ekonomi dan London akan memperketat pembatasan. Dari komoditas, harga minyak WTI (+0.12%) menguat . Secara sentimen pergerakan IHSG cenderung mixed menanti data neraca perdagangan Indonesia bulan September yang akan dirilis hari ini. Konsensus memperkirakan neraca perdagangan masih akan surplus sekitar USD 1.7 miliar.

A
A
A

Online Trading



call center    verisign

QUOTE

WORLD INDEX

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/sidebar_v.php

Line Number: 47

  Index %

EXCHANGE RATE

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/sidebar_v.php

Line Number: 77

Code Rate Change %



reliance ksei kpei idx ojk t3b