Search News

Market Roundup 16 October 2020

Jumat, 16 Oktober 2020 | 09:32
Mayoritas bursa Asia terkoreksi pada perdagangan hari ini. Indeks Nikkei (- 0.51%), TOPIX (-0.74%), Hangseng (-2.32%), dan CSI300 (-0.17%) kompak di zona merah ditengah kekhawatiran tentang meningkatnya kasus virus dan terhentinya pembicaraan stimulus AS. Pelemahan yang ini mengiringi pelemahan indeks berjangka AS yang juga terkoreksi sejak awal sesi perdagangan. IHSG (-1.37%) ditutup turun 70.95 poin ke level 5105.15 seiring pelemahan yang terjadi di bursa regional. Secara sektoral pergerakan IHSG dibebani oleh sektor keuangan (-1.86%) dan property (-1.63%). Saham BBCA (-1.9%), BMRI (-3.0%) dan BBRI (-1.5%) menjadi Laggard hingga akhir sesi perdagangan. Dari dalam negeri, Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia berhasil mencatatkan surplus neraca dagang sebesar US$2,4 miliar pada September 2020. Kinerja surplus tersebut terjadi selama lima bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Dengan demikian, pada periode Januari-September 2020, Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan sebesar US$13,51 miliar. Surplusnya neraca perdagangan tersebut berhasil membawa nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terapresiasi 0.19% ke level 14690 per USD tapi tidak mampu manahan aksi ambil untung investor pada ekuitas Indonesia. Indeks Eurostoxx (-2.46%), FTSE (-1.73%) dan DAX (-2.46%) turun diakhir ini karena kekecewaan pendapatan di kuartal 3 dan tindakan keras yang dilakukan beberapa kota terbesar di kawasan tersebut untuk menahan penyebaran virus. Di sisi lain, memudarnya harapan bahwa paket stimulus AS akan disetujui sebelum pemilihan November dan pembicaraan Brexit yang berantakan pun turut menahan pergerakan indeks. Ekuitas di Jepang melanjutkan pelemahannya. Indeks Nikkei (-0.13%) dan TOPIX (- 0.47%) melemah karena investor mempertimbangkan pembicaraan lanjutan mengenai stimulus AS dan dampak ekonomi dari pembatasan baru terhadap kebangkitan Kembali virus korona di beberapa bagian dunia. Data menunjukkan lonjakan tak terduga dalam klaim pengangguran AS ke level tertinggi sejak Agustus - tanda yang mengganggu untuk pasar tenaga kerja yang pemulihannya sudah melambat. Dari komoditas harga minyak WTI (+0.00%) bergerak stagnan dibayangi Kembali terganggunya permintaan ditengah Kembali melonjaknya virus di beberapa negara. Meski demikain, Administrasi Informasi Energi melaporkan penurunan persediaan minyak mentah dan bensin AS serta penarikan 7,25 juta barel dalam pasokan distilat, terbesar sejak 2003, memberikan optimisme seputar gambaran pengetatan pasokan Secara sentimen pergerakan IHSG hari ini dibayangi dengan aksi profit taking di akhir pekan. Investor masih akan focus pada laporan keuangan kuartal 3 dan data ekonomi penjualan ritel AS.

A
A
A

Online Trading



call center    verisign

QUOTE

WORLD INDEX

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/sidebar_v.php

Line Number: 47

  Index %

EXCHANGE RATE

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/sidebar_v.php

Line Number: 77

Code Rate Change %



reliance ksei kpei idx ojk t3b