Search News

Market Roundup 19 October 2020

Senin, 19 Oktober 2020 | 10:54
Mayoritas bursa saham Asia alami pelemahan. Indeks Nikkei (-0.41%) dan TOPIX (-0.86%) di Jepang turun diiringi dengan indeks CSI300 (-0.15%) di Tiongkok sedangkan indeks HangSeng (+0.94%) melawan arus dengan menguat. Adanya ketidakpastian stimulus fiskal di AS membuat indeks berjangka AS memimpin pelemahan mayoritas indeks Asia. Data neraca perdagangan Tiongkok dengan aktifitas ekspor yang masih berada di zona negatif ikut menjadi faktor utama pelemahan.IHSG (-0.03%) ditutup melemah tipis 1.73 poin kelevel 5103.41 setelah sempat melemah hingga -0.74% disesi pertama. IHSG terkena dampak negetif dari sentimen ketidakpastian stimulus fiskal AS yang juga menyeret sebagian besar bursa saham Asia. Namun IHSG mampu rebound pada akhir sesi perdagangan dengan saham-saham pada sektor aneka Industri (+2.89%) dan pertambangan (+0.75%) memimpin penguatan. Saham ASII (+4.00%) dan ADRO (+5.6%) menjadi Leader pergerakan IHSG. Penjualan mobil grup Astra yang menunjukan kenaikan pada beberapa bulan terakhir menjadi katalis. Kenaikan penjualan secara bulanan pada September 2020 melanjutkan tren kenaikan bulanan penjualan mobil grup Astra di pasar domestik sejak bulan Juni 2020. UU Cipta Kerja Omnibus law dikabarkan menjadi katalis positif bagi emiten pertambangan dimana Pasal 128A menyebutkan kegiatan peningkatan nilai tambah batu bara dapat berupa pengenaan royalti 0 persen. Investor asing melakukan aksi jual bersih sebesar 494.33 miliar rupiah. Bursa Eropa menutup perdagangan akhir pekan dengan menguat. Indeks Eurostoxx (+1.65%), FTSE (+1.49%), DAX (+1.62%) dan CAC40 (+2.04%) kompak naik signifikan. Investor mendapatkan angin positif dari pantauan negosiasi antara inggris dan uni eropa yang akan berlanjut minggu depan setelah Boris Johnson mengatakan dia yakin akan kesepakatan perdagangannya. Selanjutnya pada pekan depan investor masih tertuju pada perkembangan kesepakatan stimulus fiskal AS dan Neraca perdagangan dan aktifitas ekspor import di Jepang, pertumbuhan GDP dan penjualan eceran di China. Indeks saham Asia naik dengan indeks Nikkei (+1.01%) dan TOPIX (+1.05%) naik lebih dari sepersen mengiringi kontrak berjangka AS ditengah optimisme tentang beberapa kemajuan dalam pembicaraan stimulus di Washington. Harga minyak berfluktuasi menjelang pertemuan OPEC +. Minyak mentah West Texas Intermediate naik 0,2% menjadi $ 40,95 per barel. Dolar Selandia Baru naik setelah kemenangan pemilihan yang tegas dari Jacinda Ardern. Data China yang dirilis Senin diperkirakan akan menunjukkan pemulihan ekonomi yang meluas dari pandemi yang melanda. Secara sentimen IHSG berpotensi menguat diawal pekan mengiring bursa Asia yang dibuka juga optimis. 

A
A
A

Online Trading



call center    verisign

QUOTE

WORLD INDEX

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/sidebar_v.php

Line Number: 47

  Index %

EXCHANGE RATE

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/sidebar_v.php

Line Number: 77

Code Rate Change %



reliance ksei kpei idx ojk t3b