Search News

Market Roundup 19 November 2020

Kamis, 19 November 2020 | 09:56
Indeks saham di Jepang ditutup terkoreksi mendekati sepersen. Indeks Nikkei (- 1.10%) dan TOPIX (-0.81%) turun sedangkan indeks HangSeng (+0.35%) dan CSI300 (-0.06%) menguat terkonsolidasi yang seakan mengabaikan ancaman komisi sekuritas dan bursa AS terhadap rencana mengeluarkan perusahaan China dari bursa saham AS. Indeks berjangka di AS dan Eropa yang merosot karena investor mempertimbangkan peningkatan kasus Covid-19 menjadi salah satu faktor. Ibu kota Jepang meningkatkan peringatan Covid-19 ke level tertinggi. IHSG (+0.50%) ditutup naik setengah persen 27.58 poin kelevel 5557.52 dengan saham-saham disektor pertambangan (+1.36%) dan keuangan (+0.94%) menjadi pendorong penguatan. Optimisme investor terhadap perusahaan raksasa baterai asal korea selatan yakni LG Chem Ltd yang akan bekerja saham untuk mendorong hilirisasi nikel di dalam negeri untuk baterai mobil listrik di Indonesia menjadi salah satu faktor. Sehingga kabar pembentukan Holding perusahaan pembuat baterai di Indonesia kian memanas. Saham ANTM (+4.20%) dan INCO (+1.97%) naik. Sedangkan saham GIAA (+18.79%) dan KRAS (+9.95%) naik signifikan menyambut keputusan pemerintah terhadap rencana suntikan modal kepada kedua perusahaan BUMN tersebut. Investor asing melakukan aksi jual bersih sebesar 722.25 miliar rupiah. Bursa Eropa mayoritas mengalami rebound di akhir perdagangan, dengan indeks DAX (+0.52%), FTSE 100 (+0.31%) dan EUROSTOXX (+0.39%) ditutup pada zona hijau setelah dibuka terkoreksi di awal perdagangan. Tanda-tanda bahwa Inggris dan Uni Eropa mendekati terobosan Brexit pada awal minggu depan tertutup dengan kasus covid-19 yang mengancam lockdown beberapa daerah di Eropa. Selanjutnya investor akan terfokus pada Pembicaraan Brexit yang tampaknya akan berlanjut ketika Inggris dan UE mendekati tenggat waktu terbaru serta menanti keputusan bank Indonesia pada kebijakan suku bunga dari dalam negeri. Bursa Jepang di buka di zona negatif dengan indeks Nikkei (-0.51%) dan TOPIX (- 0.35%) turun seiring pelemahan di bursa AS karena kembali diberlakukan pembatasan untuk menahan penyebaran virus membayangi kemajuan vaksin. Adapun Pfizer Inc. maju setelah mengatakan vaksinnya 95% efektif, membuka jalan untuk mengajukan otorisasi peraturan AS pertama untuk suntikan virus corona dalam beberapa hari. Dari komoditas, harga minyak WTI (+1.35%) melanjutkan penguatannya, sementara harga CPO juga terpantau naik lebih dari 2%. Pergerakan IHSG hari ini cenderung mixed sambal menanti keputusan Bank Indonesia tentang suku bunga. Konsensus memperkirakan suku bunga akan tetap di level 4%.

A
A
A

Online Trading



call center    verisign

QUOTE

WORLD INDEX

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/sidebar_v.php

Line Number: 47

  Index %

EXCHANGE RATE

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/sidebar_v.php

Line Number: 77

Code Rate Change %



reliance ksei kpei idx ojk t3b