Search News

Market Roundup 20 November 2020

Jumat, 20 November 2020 | 10:37
Mayoritas indeks saham Asia bervariasi. Indeks Nikkei (-0.36%) dan Hangseng (- 0.71%) turun dengan indeks TOPIX (+0.33%) dan CSI300 (+0.74%) naik. Indeks berjangka AS bergerak bervariasi setelah indeks AS turun akibat pembatasan baru untuk membatasi penyebaran covid-19. IHSG (+0.66%) naik 36.54 poin kelevel 5594.06 dengan saham-saham disektor property (+2.34%), Pertambangan (+1.38%) dan Konsumsi (+1.22%) naik memimpin penguatan IHSG hingga akhir sesi perdagangan. Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan BI 7days reverse repo rate (BI7DRR) sebesar 25bps menjadi 3,75%, Suku bunga deposit facility sebesar 25bps menjadi 3,00% dan suku bunga Lending Facility sebesar 25bps menjadi 4.50% membuat sektor property menguat optimis. APLN (+35%), ASRI (+29.90%) dan LPKR (+19.40%) naik mendekati auto reject atas. Turunnya suku bunga BI rate berpotensi meningkatkan minat konsumen untuk melakukan KPR yang akan menumbuhan marketing sales perusahaan property. Investor asing tercatat net buy sebesar 289.06 Miliar rupiah dengan saham BBCA yang menjadi terbanyak dibeli sebesar 573.42 Miliar rupiah secara net buy investor asing. Bursa Eropa ditutup turun. Indeks Eurostoxx (-0.87%), FTSE (-0.80%), DAX (- 0.88%) dan CAC40 (-0.67%) terkoreksi setelah potensi pembatasan baru oleh pemerintah meluas di Eropa dan salah satu perusahaan di Jerman telah memangkas lebih dari 11rb pekerja memberikan stigma negatif terhadap kondisi bisnis disana. Selanjutnya investor akan menanti hasil pembicaraan brexit yang mendekati tenggang waktunya dan Data tentang klaim pekerjaan mingguan AS dan penjualan rumah yang ada untuk bulan Oktober akan jatuh tempo pada hari Kamis. Menjelang akhir pekan, bursa Jepang dibuka di zona merah, dengan indeks Nikkei (-0.53%) dan TOPIX (-0.30%) turun setelah bentrokan antara Menteri Keuangan Steven Mnuchin dan Federal Reserve mengenai fasilitas pinjaman darurat. Mnuchin pada hari Kamis meminta pengembalian dana yang tidak terpakai dari fasilitas pinjaman darurat The Fed tetapi bank sentral menolak dan mengatakan program tersebut memainkan peran penting. Mnuchin meminta perpanjangan 90 hari untuk empat program, tetapi meminta yang lain berakhir sesuai jadwal pada 31 Desember dan Fed mengembalikan $ 455 miliar ke Departemen Keuangan sehingga Kongres dapat membelanjakan uang itu di tempat lain. Di tempat lain, optimisme investor atas kemajuan vaksin telah surut, di tengah lonjakan kasus virus dan ketegangan pada fasilitas kesehatan umum di banyak bagian dunia. Dari komodita, harga minyak WTI (-0.22%) turun, sementara harga batubara (+1.58%) terpantau naik. Secara sentimen pergerakan IHSG dibayangi aksi profit taking di akhir pekan. Dari dalam negeri, investor akan menunggu rilis data neraca pembayaran kuartal 3 dan data penjualan sepeda motor.

A
A
A

Online Trading



call center    verisign

QUOTE

WORLD INDEX

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/sidebar_v.php

Line Number: 47

  Index %

EXCHANGE RATE

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/sidebar_v.php

Line Number: 77

Code Rate Change %



reliance ksei kpei idx ojk t3b