EmitenNews.com - Astra Otoparts (AUTO) menyudahi 2025 dengan torehan laba bersih Rp2,2 triliun. Menanjak tipis 8,37 persen dari periode akhir tahun sebbelumnya di kisaran Rp2,03 triliun. Dengan hasil itu, laba per saham dasar dan dilusian menjadi Rp457 dari sebelumnya Rp422.
Pendapatan bersih Rp19,9 triliun, melonjak 4,35 persen dari edisi sama akhir 2024 senilai Rp19,07 miliar. Beban pokok pendapatan Rp16,54 triliun, mengalami peningkatan dari akhir tahun sebelumnya Rp16 triliun. Laba kotor tercatat Rp3,36 triliun, mengalami peningkatan dari Rp3,06 triliun.
Beban penjualan Rp1,05 triliun, bengkak dari Rp992,27 miliar. Beban umum dan administrasi Rp1,07 triliun, bengkak dari Rp1,02 triliun. Bagian atas laba bersih entitas asosiasi dan ventura bersama setelah pajak Rp1,17 triliun, naik dari Rp1,03 triliun. Penghasilan keuangan Rp248,41 miliar, melejit dari Rp205,11 miliar.
Biaya keuangan Rp43,48 miliar, susut dari Rp43,84 miliar. Penghasilan lain-lain Rp89,25 miliar, drop dari Rp296,81 miliar. Beban lain-lain Rp70,93 miliar, bengkak dari Rp54,75 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan Rp2,63 triliun, melejit dari Rp2,48 triliun. Laba tahun berjalan Rp2,34 triliun, surplus dari Rp2,18 triliun.
Jumlah ekuitas terkumpul Rp16,96 triliun, melesat dari akhir tahun sebelumnya Rp15,58 triliun. Total liabilitas tercatat Rp5,65 triliun, mengalami pembengkakan dari akhir 2024 senilai Rp5,44 triliun. Jumlah aset Rp22,61 triliun, meningkat dari akhir tahun sebelumnya Rp21,03 triliun. (*)